Mau untung, tetapi takut buntung?
Bisnis waralaba kuliner sudah mulai menjamur di tengah masyarakat. Coba lihat sepanjang jalan di sekitaran rumah kalian, kira-kira ada berapa banyak waralaba kuliner yang ada? Atau ada yang mulai penasaran kalau iklan seperti ini muncul di instagram kamu?
Sebelumnya kita lihat dulu yuk kelebihan dan kekurangan yang sudah dirangkum oleh tim finansialku dari memulai bisnis dengan sistem waralaba atau bisnis sendiri.
Sumber gambar : finanfialku.com
Nah sudah diperhatikan baik-baik kelebihan dan kekurangannya dari menjalankan bisnis waralaba dibandingkan bisnis sendiri. Sekarang kita sama-sama memahami hal-hal yang harus diperhatikan saat mau memilih franchisor untuk kita jalankan bisnis waralaba nya.
RISET RISET RISET
Kamu perlu riset terlebih dahulu hal yang dibutuhkan oleh konsumen yang mau kamu sasar. Ada beberapa tips untuk melakukan riset ini. beberapa diantaranya adalah;
1. LIHAT dan PERHATIKAN kedai/gerobakan/jualan makanan apa yang ramai di sekitar lokasi yang mau kamu jadikan titik berbisnis.
Sebagai ilustrasi, apabila kamu lihat disana ada restoran padang yang ramai dan ada kedai makanan yang menjual burger sepi, artinya masyarakat sekitar lokasi tersebut lebih tertarik untuk membeli produk cita rasa nusantara dibandingkan dengan menu dari luar. Dari sini bisa kamu jadikan patokan bila kamu mau menjual menu pasta pasti pasarnya akan sedikit seperti kasus kedai burger tersebut.
2. Perhatikan TRAFFIC orang-orang yang lewat di sekitar lokasi
Hal ini sangat penting karena kita bisa tau target pasar kita seperti apa behaviornya. Sebagai gambaran, misal orang yang lalu lalang di lokasi tersebut lebih banyak orang pakai motor dan pakai helm. Artinya di sana lebih banyak orang yang numpang lewat dan bukan orang yang tinggal dekat lokasi itu, selain itu karena rata-rata yang lalu lalangnya pakai motor berarti tidak membutuhkan lahan parkir besar sehingga bisnis waralaba kuliner gerobakan pun masih cocok. Akan tetapi kalau yang lewat kebanyakan mobil akan lebih sulit karena orang cenderung sulit untuk berhenti dan membutuhkan lahan parkir.
*Sebagai poin tambahan kamu bisa bandingkan berapa jumlah orang yang pakai motor pakai helm dan tidak juga dengan yang pakai mobil tinggal sesuaikan dengan target market kamu.
3. KENALI calon franchisormu
Pahami segala hal tentang franchisormu. Perhatikan bagaimana perkembangan franchisee sebelumnya, isi perjanjiannya, seberapa besar kamu terlibat dalam bisnisnya, perhatikan hitungan cashflownya.
Akan tetapi hati-hati perhatikan baik-baik hitungannya dan bandingkan dengan risetmu. Intinya jangan tergiur dengan proyeksi penjualan tanda ada bukti aktual di lapangannya juga penyesuaiannya pada lokasi tempat kamu akan buka.
Sukai Produkmu
Pilihlah produk kuliner yang memang kamu sukai atau paling tidak kamu belajar untuk menyukainya, sehingga kamu akan lebih enjoy dalam menjalankannya.
Jadi masih ragu untuk memulai bisnis franchise? Tentunya diluar dari poin menyiapkan modal beberapa poin di atas bisa kamu jadikan patokan untuk menghilangkan keraguan.
Selamat mencoba :)
Ssumber referensi :
https://www.finansialku.com/cara-memilih-bisnis-waralaba-yang-benar/
https://majoo.id/blog/detail/ingin-menerjuni-bisnis-franchise-ini-5-tips-memilih-franchise-yang-tepat-untukmu
https://entrepreneur.bisnis.com/read/20200330/88/1219559/tips-kembangkan-waralaba-kuliner
Comments
Post a Comment