Kopi Mahal Kok Laku Sih?

 

Sumber gambar : stories.starbucks.com

Yuk mari kita ngopi dulu sekarang 😉
Kopi apa yang paling mahal yang pernah kamu beli? 
Kalau mimin sih sejauh ini nongki cantik sambil minum kopi yang harganya bisa dibilang mahal ya brand ini nih, Starbucks. 

Menurut kamu, apa sih yang membuat Starbucks mahal?
Kopinya?
Kualitasnya?
Atau Rasanya?

Bukan, yang membuat Starbucks mahal adalah Brandnya!
Itulah Starbucks. 

Kenapa ya kok bisa gitu?
Karena Starbucks sudah berhasil membangun valuenya sendiri . 
Nah pasti pada pengen tau kan gimana caranya?
Cara meningkatkan value bisnis adalah dengan belajar ilmu branding.

Bagaimana caranya menjual segelas kopi yang biasanya dijual dengan harga Rp5.000,- dipakein logo Starbucks harganya bisa naik 10 kali lipat jadi Rp50.000?

Tapi jangan salah loh ya, logo Starbucks itu bukan sembarang logo, ada konsep di dalamnya, ada prestige (kebanggan), dan ada kenyamanan. 

Ngomongin soal brand, Brand itu apa sih?
Brand adalah apa yang ada dalam benak orang lain, apa yang nempel di dalam benak market. 

Ingat ya, proses membangun brand tidaklah mudah. 

Teruntuk kamu yang sedang menjalankan usaha, janganlah kamu hanya sekadar jualan!
Akan tetapi ayok Bangunlah Brand!

Brand itu tentang segalanya, tentang kesan apa yang ingin kamu buat di mata market. Tentu saja itu bukan hanya tentang logo, tetapi lebih dari itu. 

Brand adalah tentang value. Ciptakanlah brandmu selayaknya Starbucks menciptkan brandnya. 
Tentang kenyamanan berlama-lama di tempat tersebut, 
tentang ketika pembeli duduk lalu tidak ada yang mengganggu, 
tentang ketika membuka laptop, wifinya bisa bebas dipakai,
tentang ketika upload di instagram langsung bisa dianggap keren

Intinya bukan tentang apa tapi tentang menjadi siapa. Tentunya di benak konsumen. Hal terpentingnya adalah bukan harus menjadi seperti Starbucks, tetapi ciptakan value bisnismu layaknya Starbucks menciptakan value dirinya. 

Berapa banyak yang bilang kalau "Ah kalau cuman gitu mah, punya saya juga jauh lebih enak! Jauh lebih keren!"

Tapi yang terjadi adalah mereka tidak terkenal, harga produknya murah agar digemari pasar, pengunjungnya tidak loyal. 

Sementara produk yang kamu bilang tidak enak, brandnya bisa naik. 

Ingat ya, brand bukan hanya kualitas, melainkan semuanya!

Contoh Starbucks, sebenarnya apa sih yang dibeli oleh orang-orang? 
Kopi kah? Kenyamanankah? atau gengsi?

Nah itulah pentingnya menumbuhkan brand yang kuat. Jadi gimana dong caranya menumbuhkan brand yang kuat?

Pertama, tentukan market kategori
Kedua. tentukan DNA bisnisnya (Apa yang mau dijual?)
Ketiga, tentukan core valuenya (Produk utama)
dan yang Keempat, tentukan added value (semuanya tentang value bisnis)

Itu dia ya tips-tipsnya buat temen-temen yang mau memulai untuk membangun brand dari bisnisnya, Semangat terus teman-teman!

Comments