Merger? Baikkah untuk meningkatkan keuntungan?

 

Sumber Gambar : instagram.com/Founderplus

Kabarnya 2 Startup besar di Indonesia Tokopedia dan Gojek ini akan melakukan merger. Jika berhasil maka perkawinan 2 startup ini dapat melahirkan startup decacorn. 

Dikutip dari tribunnews.com Ditha, Direktur Eksekutif Lembaga Kajian Persaingan dan Kebijakan Usaha FH UI, menilai merger ini tidak berpotensi untuk monopoli pasar ataupun menghasilkan praktik monopoli. Tentunya karena kedua perusahaan ini bergerak untuk pasar yang berbeda. 

Merger juga tidak menghasilkan integrasi maupun monopoli vertikal karena model bisnis Gojek dan Tokopedia adalah ekosistem terbuka yang justru strateginya adalah membuka kesempatan seluas-luasnya untuk kerja sama dengan banyak pihak guna mencapai skalabilitas. 

Merger yang dilakukan atas dasar efisiensi pada dasarnya membawa manfaat baru seperti nilai baru atau nilai tambah, baik untuk konsumen maupun pelaku usaha. sekaligus mewujudkan efisiensi di pasar secara keseluruhan. 

Akan tetapi, gimana sih pro dan kontra dari adanya mergering startup? 

Pertama kita bahas dari sisi pro dulu yak!

1. Meningkatkan nilai perusahaan
2. Menghemat waktu untuk melakukan R&D (Research & Development)
3. Memudahkan untuk akses ke market baru tanpa melakukan research yang lama atau dengan biaya yang mahal
4. Memudahkan menjangkau audiens baru
5. Menjadi lebih populer karena mendapatkan awareness dari publik

Di sisi lain, merger juga dapat membuat rugi. Lalu bagaimana sisi kontra nya?

1. Bagus untuk jangka panjang, tapi jangka pendek bisa berpengaruh pada cash-flow
2. Menantang karena perlu mengintegrasikan value, culture, dan SDM yang berbeda 

Nah, jadi kapan dong waktu yang tepat untuk merger?

1. Pahami dulu tujuan dan strategi growth

"Apakah merger merupakan strategi yang realistis?"  Coba kalkulasikan dengan matang segala pertimbangannya serta sesuaikan dengan strategi growth kamu.

2. Perhatikan motivasi pemegang saham

"Apakah mereka optimis?"
"Apakah mereka mampu?"

3. Bersiaplah untuk meluangkan waktu untuk mereset startup yang potensial serta dampak merger terhadap startup






Comments